Pembiasaan adalah
rangkaian kegiatan yang dilakukan secara berulang-ulang yang membuat kita
terbiasa untuk melakukan hal-hal tersebut. Kebiasaan yang baik dapat mendorong
kita untuk melakukan hal-hal yang positif. Sedangkan sebaliknya, juga dapat
mendorong kita ke hal-hal negatif pula. Apa yang kalian pilih kawan??. Pasti
kebiasan baik bukan..?!?! .kebiasaan baik dapat dimulai dari hal yang paling
kecil. Misalnya, membiasakan diri sejak dini untuk rajin beribadah dan peduli
terhadap sesama. Seperti yang sudah diterapkan di SMPN 01 sutojayan ini.
Kegiatan tausiyah adalah program sekolah untuk memberikan rangkaian petuah guna
mencegah hal-hal negatif.
Seperti yang kita ketahui, dewasa ini banyak
kenakalan remaja yang didorong dengan adanya kemajuan teknologi dan kurangnya
kesadaran pada diri masing-masing. Disamping itu, untuk memupuk kepedulian
terhadap sesama juga dilaksanakan kegiatan Jumat Beramal. Hal ini, bertujuan
untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu, pembenahan fasilitas
keagamaan, serta menyantuni panti jompo dan anak yatim.
Yang tak kalah baiknya,
setiap jam istirahat kedua, dilakukan sholat dhuhur secara berjama’ah, yang
merupakan benteng bagi seseorang untuk menghindarkan diri dari perbuatan keji
dan mungkar. Dalam sholat berjama’ah terdapat sejumlah nilai budi pekerti yang
dipesankan. Disamping nilai ketaatan dan nilai kekhusyu’an dalam diri. Selain
itu juga masih terdapat beberapa nilai ,
yakni, nilai kebersamaan, nilai kepemimpinan, nilai keberanian, nilai
menghargai pemimpin, nilai hormat-menghormati, nilai keseriusan, nilai percaya
diri, dan nilai keilmuan lainnya. Kesemua nilai-nilai itu adalah nilai positif
yang perlu dikembangkan dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari
Komentar Dari Warga SMPN 1 Sutojayan.
MAJUKAN IMTAQ
PEMANTAUAN
SECARA LANGSUNG
ACUAN BERPERILAKU
POSITIF
Dengan kegiatan
tausiyah, jumat beramal, dan sholat dhuhur berjama’ah ini saya sangat setuju,
karena merupakan acuan berparilaku yang positif. Mungkin sedikit saran, akan
lebih baik lagi jika waktu berjamaah lebih dari kali, sehingga seluruh warga
sekolah, termasuk guru-guru pengajar bisa mengikuti sesuai dengan selang waktu
mengajarnya . Dengan demikian siswa – siswi akan lebih termotivasi dan dapat
memimalisir perilaku-perilaku yang menyimpang dari syareat islam, harapan sekolahpun akan lebih terwujutkan.
siswa-siswi. ( Aviq Sidiq Cahyono 8F –
Ketua OSIS)
BUKAN HANYA DUNIAWI
Pembiasaan tausiyah,
jumat beramal, dan sholat dhuhur berjama’ah yang sudah berlangsung kurang lebih
2 semester ini merupakan kegiatan yang sangat positif, yang tidak hanya untuk
kehidupan duniawi. Karena kegiatan tersebut sangat mendidik bagi seluruh siswa
untuk meningkatkan keagamaan dan nilai IMTAQ. Dan terbiasa melakukan hal-hal
terpuji yang sangat dianjurkan oleh agama. ( Hania Aida Fatya 7A)
0 comments:
Post a Comment